Wajahmu Berkomedo? Ketahui Penyebabnya Berikut

Health
Ugly pimples, acne, zit and blackheads on the nose of a teenager

shutterstock.com

Komedo adalah lesi kecil dan gelap yang muncul di kulit biasanya di bagian wajah dan leher. Komedo adalah bagian dari jerawat ringan, tetapi dapat muncul tanpa tanda-tanda lain. Komedo mengandung melanin versi teroksidasi, pigmen gelap yang dibuat oleh sel-sel di kulit. Penyebab komedo pun sangat beragam. Seseorang yang memiliki jenis kulit berminyak dan sensitif lebih mudah memiliki komedo.

Komedo terjadi ketika pori-pori di kulit terhubung dengan sel-sel kulit mati dan zat pelindung berminyak yang dikenal sebagai sebum. Bagian atas komedo yang terlihat di permukaan kulit memiliki warna gelap. Biasanya, rambut tumbuh dari folikel rambut di pori-pori, dan kelenjar sebaceous penghasil sebum berada di bawahnya. Ketika pori-pori ini terhubung, sel-sel kulit mati di pori terbuka bereaksi dengan oksigen di udara dan berubah menjadi hitam dan akhirnya membentuk komedo. Kondisi ini sering diperparah dengan kotoran yang terperangkap. Komedo paling sering muncul di wajah, punggung, leher, dada, lengan, dan bahu. Hal ini terjadi karena ada lebih banyak folikel rambut di area ini.

Perhatikan Apa Saja Penyebab Komedo :

1. Kulit berminyak lebih cenderung mengembangkan komedo, karena ada lebih banyak minyak yang tersedia untuk terperangkap di pori-pori Anda.

2. Perubahan hormon, terutama selama masa pubertas yang dapat menyebabkan kulit Anda memproduksi lebih banyak minyak. Beberapa obat juga dapat memengaruhi hormon Anda.

3. Produk perawatan kulit seperti pelembab dapat membuat kulit Anda lebih berminyak. Hal ini tidak berarti Anda harus melewatkan pelembab. Sebaliknya, pilih produk bertanda ‘bebas minyak’ atau ‘tidak komedogenik’. 

4. Kebiasaan perawatan kulit yang buruk: Jika Anda tidur dengan riasan menempel dan belum dibersihkan, membiarkan keringat dan polutan tetap tidak dibersihkan, Anda akan lebih rentan terhadap komedo.

5. Kulit kering tampaknya akan melindungi Anda dari komedo, tetapi tidak selalu demikian. Ketika kulit Anda mengalami dehidrasi, kulit Anda mungkin bereaksi berlebihan dengan memproduksi terlalu banyak minyak. Minyak ini bisa terperangkap di pori-pori Anda bersama dengan kulit mati, menghasilkan komedo dan kulit kering yang bersisik. 

6. Alergi kulit dapat mendorong kulit sensitif Anda untuk menghasilkan minyak berlebih untuk melindungi dirinya sendiri. Anda mungkin melihat tidak hanya kulit yang meradang tetapi juga komedo. Wewangian dalam produk perawatan kulit adalah penyebab umum, tetapi dimungkinkan untuk mengembangkan alergi terhadap hampir semua bahan. Jika Anda memiliki kulit reaktif, pertimbangkan untuk menggunakan salah satu dari banyak produk perawatan kulit sensitif.

7. Perubahan usia dan hormon merupakan faktor penting. Seperti gejala jerawat lainnya, komedo paling sering terjadi selama masa pubertas, ketika perubahan kadar hormon memicu lonjakan produksi sebum. Namun, mereka dapat muncul pada usia berapa pun.

8. Setelah pubertas, perubahan hormon yang berhubungan dengan menstruasi, kehamilan, dan penggunaan pil KB juga dapat menyebabkan komedo pada wanita.

Faktor-faktor lain penyebab komedo termasuk :

• pori-pori yang tertutupi dengan kosmetik 

• berkeringat 

• bercukur dan kegiatan lain yang membuka folikel rambut

• kelembaban tinggi 

• beberapa kondisi kesehatan, seperti stres, sindrom ovarium polikistik (PCOS) dan sindrom pramenstruasi (PMS)

• obat-obatan yang mendorong pergantian sel kulit secara cepat

• penggunaan beberapa obat berbasis steroid, seperti kortikosteroid

Anda Bisa Melakukan Langkah Beriku Untuk Mencegah dan Mengatasi Komedo :

– Pembersihan : Lulur khusus untuk pengelupasan wajah yang lembut dapat membantu. Carilah yang bebas pewangi dan hindari apa pun yang membuat kulit Anda terlalu kering. 

– Riasan dan kosmetik : Gunakan produk-produk nonkomedogenik yang tidak menyumbat pori-pori, tetapi harus menjaga pori-pori tetap bersih dan terbuka serta mengurangi penumpukan kulit mati. 

– Obat-obatan resep yang mengandung vitamin A, seperti tretinoin, tazarotene, dan adapalene, dapat diresepkan untuk mencegah penyumbatan terbentuk di folikel rambut dan meningkatkan pergantian sel-sel kulit yang lebih cepat.

– Kondisi yang mendasarinya : Masalah kulit lainnya, seperti eksim atau rosacea, dapat membuat perawatan komedo sedikit lebih sulit. Kondisi ini harus dirawat sebelum terbentuk jerawat, karena perawatan yang sukses dapat membuat perbaikan pada komedo.

– Istirahat dan relaksasi : istirahat yang cukup seperti tidur di malam hari sangat penting bagi kesehatan kulit.

– Makanan : Diet sehat dan seimbang dengan banyak buah dan sayuran segar bermanfaat untuk kesehatan secara keseluruhan. Cara ini dapat mengurangi risiko lesi kulit menjadi terinfeksi.

Sumber :

www.medicalnewstoday.com

www.adorebeauty.com.au

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*